Bintik Merah dan Kulit Gatal Saat Hamil – Penyebab, Ciri-Ciri dan Cara Mengatasi

Bintik Merah dan Kulit Gatal Saat Hamil

Ilustrasi: Kulit Gatal Saat Hamil

Apakah bintik merah dan kulit gatal saat hamil itu gejala normal pada masa kehamilan trimester 3 atau 9 bulan? iya benar, namun kondisi ini bisa jadi iritasi kulit ringan biasanya dan tidak berbahaya. Namun gangguan kesehatan kulit saat hamil ini tidak bisa di anggap remeh, penting untuk memperhatikan gejala dan tanda-tandanya.

Apa Penyebab Kulit Gatal Ruam Selama Kehamilan?

Bintik merah dan rasa gatal yang ringan sering terjadi dan tidak menjadi masalah. Biasanya terjadi karena:

1 – Perut Mengembang: gatal ini karena rahim yang tumbuh dan mengembang serta Kulit yang mengembang dan membentang, menjadi berkurangnya kelembaban, mengering, dan terasa gatal.

2 – Perubahan Hormon: Perubahan hormonal, terutama kenaikan kadar estrogen, adalah penyebab lain dari sensasi gatal pada perut.[1]

Bintik-bintik merah dan gatal merupakan salah satu bagian dari ruam kulit. Timbulnya ruam pada kulit memiliki banyak penyebab:

Perbedaan berdasarkan ciri-cirinya:

  • ukuran bintik dan lokasi
  • rata dengan permukaan kulit atau timbul
  • bintik hilang dengan penekanan atau tidak
  • adanya gatal, rasa perih, atau nanah

Bintik merah yang disertai rasa gatal dapat disebabkan oleh beberapa kondisi dibawah ini:

  • Iritasi kulit akibat pemakaian zat tertentu
  • Dermatitis kontak alergi, peradangan pada kulit akibat kontak dengan zat yang menimbulkan alergi
  • Eksim atopik
  • Infeksi jamur pada kulit
  • Infeksi bakteri pada kulit, contohnya impetigo
  • Gigitan serangga

Tips Mengatasi Bintik Merah Ruam dan Gatal Pada Ibu Hamil

1 – Gunakan Pakaian Longgar: Kenakan pakaian longgar dan nyaman yang terbuat dari serat alami yang membiarkan tubuh Anda bergerak dan kulit Anda bernafas.

2 – Lotion dan Salep: Ada sejumlah lotion dan salep yang bisa menenangkan kulit yang teriritasi. Konsultasi dengan dokter Anda, karena banyak lotion tidak dianjurkan selama kehamilan atau hanya bisa digunakan dalam dosis kecil. Usahakan menghindari pemicu dan alergi yang memperburuk kondisi Anda.

3 – Kompres dengan air dingin: Oleskan kompres air dingin pada perut Anda dengan kain flanel atau lap basah yang direndam dalam air dingin untuk mengurangi sensasi gatal.[2]

4 – Gel lidah buaya: Gunakan gel aloe vera ke semua area kulit gatal dan teriritasi segera setelah mandi. Ini akan menenangkan dan mengurangi peradangan. Lapisan gel lidah buaya akan melindungi kulit dan mencegah kerusakan.

5 – Hindari Sinar Matahari Langsung: Jangan terkena sinar matahari langsung atau cuaca panas karena bisa mengeringkan kulit, menyebabkan gatal. Selain itu, sinar UV dari sinar matahari diketahui memperparah ruam pada kulit kering. (baca juga: Mengatasi Kulit Kering Saat Hamil)

6 – Jangan Terlalu Lama menggunakan AC: Hindari berada di AC dalam waktu lama karena hal itu juga bisa mengeringkan kulit Anda dan menyebabkan rasa gatal dan iritasi.

7 – Kkonsumsi Air Putih: Minum air secukupnya (sekitar delapan sampai sepuluh gelas sehari) karena menghidrasi tubuh dan melembabkan kulit Anda secara alami.

Artikel Lain:

Bagi kebanyakan wanita, gatal selama kehamilan memang menyebalkan dan akan hilang setelah melahirkan.  Bagi orang lain, itu mungkin menandakan ada sesuatu yang salah. Apapun, cobalah beberapa metode perawatan untuk mengatasi bintik merah dan gatal pada kulit Anda dan hubungi dokter Anda untuk mendapatkan saran khusus.