Gerakan Janin Berkurang Secara Signifikan? Ini Dia Penyebab dan Cara Mengatasinya

gerakan janin berkurang

Foto: verywell.com

Ada beberapa alasan kenapa gerakan janin berkurang dan ini adalah tanda yang harus dipantau, Anda dapat memantaunya dengan menghitung dalam 2 jam biasanya gerakan janin biasanya 8 sampai 10 kali. Sebaiknya Anda menjaga pola makan, rajin olahraga, hindari stress, hindari penggunaan obat-obatan, dan minum vitamin secara rutin.

Penyebab gerakan janin berkurang

Semua klinisi yang terlibat dalam perawatan ibu hamil harus memahami faktor kemungkinan kehamilan di sekitarnya dan hasil yang terkait dengan penurunan gerakan janin.

  • Pembatasan pertumbuhan janin
  • Insufisiensi plasenta
  • Infeksi intrauterine
  • Kelahiran prematur
  • Cedera otak perinatal
  • Perkembangan saraf yang terganggu
  • Induksi persalinan
  • Kematian janin
  • Kematian neonatal [1]

Gerakan janin normal

Gerakan janin normal biasanya 10 atau lebih gerakan janin dalam 2 jam, yang biasa dirasakan saat berbaring miring.

Gerakan janin memberikan kepastian integritas sistem saraf pusat dan muskuloskeletal. Kebanyakan wanita hamil melaporkan gerakan janin pada usia kehamilan 20 minggu.

Gerakan janin dapat terjadi, biasanya berlangsung 20-40 menit dan jarang Melebihi 90 menit. Saat janin dewasa, jumlah pergerakan dan sifat gerakan akan berubah.

Baca juga:

Apa yang harus dilakukan jika gerakan janin melemah?

Jika merasa gerakan janin berkurang atau ditemukan adanya perubahan, lakukan hal ini:

  • Berbaringlah posisi miring kiri, dan fokus pada gerakan janin selama 2 jam. Bila Anda tidak merasakan >10 gerakan, segera hubungi dokter atau bidan terdekat.
  • Jangan pernah menyepelakan tidak ditemukannya gerakan janin. Jangan mengandalkan perlengkapan apa pun yang Anda miliki untuk mendengarkan detak jantung janin.

Penanganan yang diberikan bergantung pada usia kehamilan Anda. Bila setelah diperiksa semuanya baik, Anda dianjurkan untuk tetap memerhatikan gerakan janin di rumah.