6 Jenis Makanan dan Minuman Yang Berbahaya Untuk Ibu Hamil

makanan yang dilarang untuk ibu hamil

image source : glamcheck.com

Ada ribuan artikel yang menawarkan tentang saran yang berhubungan dengan kehamilan, terutama mengenai apa saja makanan dan minuman yang berbahaya pada ibu hamil. Bagi Anda yang gemar bertualang dalam dunia kuliner Siap-siap mencoret beberapa makanan atau minuman dalam menu sehari-hari Anda.

Perubahan hormonal dalam tubuh selama kehamilan menyebabkan mengidam suatu makanan. Namun, sebelum makan apa pun, Anda harus berpikir tentang keselamatan bayi yang akan lahir. Anda selalu dapat berkonsultasi dengan dokter Anda mengenai diet sehat selama kehamilan dan makanan apa yang harus Anda hindari.

Berikut adalah beberapa pantangan makanan dan minuman yang harus dihindari selama kehamilan.

1. Jangan Mengkonsumsi Kecambah Yang Masih Mentah

kecambah mentah memang sehat, tapi tidak selama kehamilan, karena mungkin mengandung bakteri berbahaya, seperti salmonella, listeria yang dapat menyebabkan keracunan makanan yang bisa berakibat muntah dan diare akibat keracunan makanan keras pada tubuh Anda serta berpengaruh pada bayi yang belum lahir.

Jangan makan kecambah mentah, termasuk alfalfa, semanggi, lobak, dan kecambah kacang hijau. Hindari sandwich dan salad yang memiliki kecambah. Namun, Anda dapat makan kecambah dimasak dengan matang, yang mengandung banyak nutrisi yang sehat.

2. Selama Hamil Sebaiknya Hindari Keju

Selama kehamilan sebaiknya menghindari keju lunak seperti feta, brie, Camembert, Roquefort, Gorgonzola, biasanya dibuat dengan susu yang tidak dipasteurisasi, keju lembut mungkin mengandung listeria, jenis bakteri. Listeria bisa mengakibatkan keguguran, kelahiran prematur, lahir mati atau sakit parah pada bayi baru lahir.

Namun, keju lembut aman untuk makan jika itu dibuat dengan susu pasteurisasi. Selalu periksa label saat membeli keju lembut untuk memastikan itu “dibuat dengan susu pasteurisasi.” Untuk berada di sisi aman, memilih keju keras seperti cheddar, mozzarella atau Swiss.

Demikian pula, susu yang tidak dipasteurisasi dapat menimbulkan risiko kesehatan untuk bayi yang belum lahir. Jangan minum susu mentah, termasuk sapi, domba atau susu kambing.

Pasteurisasi adalah sebuah proses pemanasan makanan dengan tujuan membunuh organisme merugikan seperti bakteri, protozoa, kapang, dan khamir dan suatu proses untuk memperlambatkan pertumbuhan mikroba pada makanan” [ wikipedia ]

3. Daging Mentah atau Setengah Matang

Jangan pernah makan daging mentah atau setengah, terutama ketika Anda sedang hamil. Daging mentah atau kurang matang menempatkan Anda pada risiko toksoplasmosis, infeksi yang disebabkan oleh parasit yang dapat membahayakan bayi yang belum lahir.

Menurut American Journal of Epidemiology, sekitar 85% dari wanita hamil di AS berada pada risiko yang lebih tinggi mengembangkan infeksi ini.

Anda dapat makan daging namun harus dimasak dengan matang karena mengandung protein, nutrisi penting bagi pertumbuhan bayi Anda.

4. Alkohol

Wanita hamil harus menjauhkan diri dari minum alkohol karena efek yang merugikan pada hasil kehamilan. Alkohol secara signifikan meningkatkan risiko sindrom alkohol gangguan perkembangan pada janin dan keguguran.

Selama trimester pertama, meningkatkan risiko keguguran, sedangkan selama trimester kedua dan terakhir itu bisa sangat berbahaya bagi bayi yang belum lahir.

Tidak ada jumlah alkohol yang aman selama kehamilan. Bahkan ketika menyusui, Anda harus menghindari minum alkohol.

5. Kopi

Selama kehamilan sebaiknya Anda membatasi jumlah kopi yang Anda minum setiap harinya karena kandungan kafein yang tinggi dapat bekerja sebagai stimulan yang dapat mempengaruhi detak jantung bayi Anda. Kafein juga meningkatkan risiko keguguran. Selain itu, kelebihan kafein bisa menyebabkan dehidrasi.

Hindari kafein selama trimester pertama untuk mengurangi kemungkinan keguguran. Minum kopi dalam jumlah sedang diperbolehkan setelah trimester pertama. Selain itu, hindari sumber kafein seperti teh herbal, teh hijau, minuman energi, minuman ringan, coklat dan lain-lain.

Ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi lebih dari 200 miligram kafein per hari. Rata-rata, cangkir 8 ons kopi mengandung sekitar 95 mg kafein.

6. Hindari Ikan Yang Mengandung Merkuri

Ikan memang dapat menjadi sumber makanan yang sehat karena mengandung asam lemak omega-3, tapi sebaiknya Anda menghindari seafood atau ikan yang memiliki tingkat merkuri yang tinggi selama kehamilan Anda. merkuri yang tinggi dapat mengganggu perkembangan normal otak anak dan sistem saraf.

Beberapa jenis ikan yang tinggi merkuri adalah Ikan hiu, sushi mentah, seafood yang diasapkan, serta jenis ikan apapun yang berasal dari air laut atau sungai yang telah terpolusi.

Catatan: Semakin besar ukuran serta tua usia ikan, semakin tinggi pula kadar polusi dalam tubuhnya.

Jika Anda suka ikan, Anda dapat memiliki hingga 2 porsi per minggu ikan salmon, nila, lele atau udang. Anda juga dapat mencoba ikan tuna dan kerang dimasak.

Makanan merupakan faktor yang penting guna membentuk sebuah kehamilan yang sehat. Sebaiknya Anda selalu menjaga kehamilan dengan mengkonsumsi buah-buahan sehat lainnya seperti jeruk manis, stroberi, pisang dan juga alpukat atau bisa juga seperti yoghurt dan juga madu sangat baik dan akan memberikan suplai vitamin dan protein cukup bagi Anda dan bayinya.

 Referensi: www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2860824/