Kebutuhan Asupan Nutrisi Gizi Ibu Hamil Berdasarkan Trimester Kehamilan

Nutrisi Gizi Ibu Hamil Berdasarkan Trimester

Asupan nutrisi gizi ibu hamil menjadi faktor penting kandungan. Kebutuhan setiap jenis nutrisi di masa kehamilan tentu berbeda dengan kebutuhan nutrisi saat tidak hamil.

Kebutuhan Gizi Trimester Pertama

Nutrisi apa yang penting selama trimester pertama? Ternyata ada waktu tertentu dalam pemenuhan nutrisi bagi ibu hamil dan janin berdasarkan trimester , 2 dan 3, berikut dibawah ini penjelasannya:

Pada usia kehamilan 1-12 minggu, ibu hamil diharapkan dapat memenuhi kebutuhan kalori yang mencapai 200 kilo kalori (kkal) per harinya.karena, di masa ini janin berkembang pesat sehingga butuh kecukupan energi.

Penuhi melalui aneka sumber karbohidrat (nasi, mi, roti, sereal, dan pasta), lengkapi sayuran, buah, daging-dagingan atau ikan-ikanan, susu dan produk olahannya.

6 Asupan Sehat untuk Ibu Hamil di Trimester Pertama

1 – Telur: Selain mengandung protein, telur juga merupakan sumber vitamin D bagi ibu hamil, sama seperti manfaat susu ibu hamil.

Selain itu telur juga mengandung kalsium, vitamin D membentuk tulang bagi bayi dan mempertahankan kepadatan tulang ibu hamil.

2 – Brokoli: Dalam brokoli terdapat zat besi dan berperan dalam pembentukan sel darah merah pada bayi, dan dapat mencegah anemia pada ibu hamil.

3 – Kacang-Kacangan: disarankan mengonsumsi kacang-kacangan karena makanan ini mengandung Protein yang dapat memenuhi kebutuhan gizi.

Konsumsilah kacang dengan kulit berwarna cokelat yang mengandung serat tinggi, untuk mengurangi risiko sembelit dan meningkatkan asupan Zat Besi.

4 – Bayam: Mengandung asam folat yang dapat membantu mengurangi risiko cacat lahir. Selain itu, kesehatan ibu hamil juga didukung oleh Zat besi yang ada pada bayam.

5 – Asparagus: Asam Folat yang terkandung dalam asparagus juga penting untuk kesehatan jantung dan sistem pencernaan.

6 – Buah jeruk: Buah ini mengandung vitamin C dan asam folat Seperti yang sudah diuraikan di atas, Asam Folat dapat mengurangi risiko bayi lahir cacat.

Kebutuhan Gizi Trimester KeDua

Berikut rekomendasi makanan sehat ibu hamil trimester kedua yang bisa dijadikan pilihan.

1 – Sayuran: sayur-sayuran mengandung magnesium dan kalsium yang berlimpah. Brokoli, kacang hijau, wortel, kol, dan okra adalah beberapa jenis sayur-sayuran yang kaya akan senyawa tersebut.

2 – Nasi Merah: merupakan pilihan makanan untuk ibu hamil yang kaya manfaat, kaya akan magnesium, serat, vitamin D, dan kalsium. Selain itu, beras merah lebih banyak mengandung serat daripada beras biasa.

3 – Susu: Susu sapi kaya akan kalsium dan magnesium. Jika tidak menyukai produk olahan susu sapi, susu kedelai adalah pilihan yang tidak kalah baiknya.

4 – Cokelat: Cokelat merupakan camilan sehat, terutama cokelat hitam. Makanan ini kaya akan magnesium, potassium, zat besi, dan kalsium.

Kebutuhan Gizi Trimester KeTiga

1 – Asam Lemak Omega-3: bisa mendapatkan asupan asam lemak omega 3 dan kolin ini dari jenis ikan berlemak, seperti salmon, tuna atau sarden. Selain itu, ada pula telur yang diperkaya dengan omega-3.

2 – Zat besi: memenuhi kebutuhan zat besi ini dari konsumsi sayuran hijau seperti bayam, brokoli dan lain sebagainya, daging merah, kuning telur, serta kacang-kacangan.

Selain itu, ada baiknya mama juga mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, karena dapat membantu penyerapan zat besi oleh tubuh.

3 – Kalsium: Untuk memenuhi kebutuhan kalsium ini, ibu hamil dapat mendapatkan asupan kalsium dari susu dan produk ikan bertulang, misalnya ikan teri atau sarden, serta jenis-jenis sayuran hijau dan kacang kedelai.

Karena, pada saat kehamilan trimester ketiga, janin di kandungan juga sudah mulai menyimpan cadangan kalsium di dalam tubuhnya.

4 – Vitamin A: supan vitamin A dari berbagai jenis buah-buahan dan sayuran, misalnya wortel, tomat dan ubi jalar. Selain itu, Anda juga dapat memperolehnya dari sumber hewani seperti susu dan telur.

Penambahan Berat Badan

Pertambahan berat badan (BB) saat hamil sangat penting, sebab merupakan pertanda kehamilan berjalan dengan baik dan janin tumbuh dan berkembang di dalam rahim.

Ibu membutuhkan nutrisi yang lebih banyak untuk perkembangan bayi nya. Lalu Berapakah berat badan yang ideal saat hamil?

Penyebaran pertambahan BB saat hamil adalah ke:

  • Berat janin: 2,5 – 3,5 kg
  • Plasenta: + 0,5 kg
  • Cairan: 0,5 – 1 kg
  • Darah: + 2 kg
  • Cairan tubuh: + 1,5 kg
  • Rahim: 0,5 – 1 kg
  • Payudara: + 0,5 kg
  • Cadangan lemak: + 3,5 kg

Pertambahan Berat Badan saat hamil sebaiknya cukup, tidak lebih atau kurang.

  • Bila BB sebelum hamil normal, pertambahan BB yang dianjurkan 9-12 kg.
  • Bila BB sebelum hamil berlebih, pertambahan BB yang dianjurkan 6-9 kg.
  • Bila BB sebelum hamil kurang, pertambahan BB yang dianjurkan 12-15 kg.
  • Bila mengandung bayi kembar, pertambahan BB biasanya lebih banyak, tergantung jumlah bayi yang dikandung.

Pertambahan Berat Badan per trimester kehamilan sebagai berikut:

  • Trimester I : 1-2,5 kg / 3 bulan
  • Trimester II : pertambahan berat badan rata-rata 0,35 – 0,4 kg/minggu.
  • Trimester III: pertambahan BB 1 kg/bulan. Namun pada trimester ini penambahan BB janin rata-rata 200 gram/minggu. Mulai minggu ke-28 hingga akhir kehamilan, BB Anda hanya akan bertambah sebanyak 4-5 kg.

Anjuran Pola Makan

  • Ibu hamil sebaiknya mengonsumsi sedikitnya dua gelas susu sehari atau, santaplah hasil produksi ternak lainnya. Ingat, keanekaragaman bahan makanan merupakan kunci dari menu makanan bergizi seimbang.
  • Bila ibu mengalami keluhan mual-muntah, maka ia tidak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang dapat merangsang keluhan mual-muntahnya.
  • Olahan apa pun seperti makanan yang dibakar boleh saja disantap asalkan benar-benar matang dan tidak dikonsumsi bagian gosongnya.
  • Selain alkohol, kopi juga tidak dianjurkan diminum selama hamil karena kurang mengandung zat gizi dan kemungkinan memberikan efek negatif.

Baca juga: Keracunan Makanan Saat Hamil Dapat Meningkatkan Risiko Infeksi

Dampak Kurang Gizi Terhadap Ibu Hamil dan Janin

1 – Terhadap Ibu: Gizi kurang pada ibu hamil dapat menyebabkan resiko dan komplikasi pada ibu antara lain: anemia, pendarahan, dan terkena penyakit infeksi.

  • Kekurangan asupan gizi pada trimester I dikaitkan dengan tingginya kejadian bayi lahir prematur, kematian janin, dan kelainan pada sistem saraf pusat bayi.
  • Kekurangan energi terjadi pada trimester II dan III dapat menghambat pertumbuhan janin atau tak berkembang sesuai usia kehamilannya. Kekurangan asam folat juga dapat menyebabkan anemia, selain kelainan bawaan pada bayi, dan keguguran pada kehamilan.

2 – Terhadap Perslinan: Pengaruhnya mengakibatkan persalinan sulit dan lama, persalinan sebelum waktunya (premature), pendarahan setelah persalinan.

3 – Terhadap Janin: dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat menimbulkan kegururan. Selain itu dapat mengakibatkan kematian neonatal, cacat bawaan, anemia pada bayi, asfiksia intra partum (mati dalam kandungan).

Baca juga:

Menu makanan untuk memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi ibu hamil pada dasarnya tidak banyak berbeda dari menu sebelum hamil. Jadi seharusnya tidak ada kesulitan berarti dalam pengaturan menu makanan selama hamil. Semoga Bermanfaat.