Inilah 9 Daftar Persiapan Sebelum Kehamilan Pertama Yang Harus Anda Lakukan

persiapan kehamilan

persiapan kehamilan – via : kelsey-seybold.com

Ketika Anda mencoba cara untuk hamil, bisa sulit untuk diingat bahwa ada beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk mendapatkan tubuh Anda siap menghadapi kehamilan.  Tidak hanya tubuh Anda harus siap tapi juga harus Anda pastikan bahwa Anda menjalankan program  kehamilan yang sehat.

Persiapan yang tidak kalah penting dalam mempersiapkan kehamilan adalah asupan nutrisi yang mencukupi kebutuhan calon ibu hamil. Hal ini dikarenakan pada minggu pertama terjadinya pertumbuhan organ vital pada bayi dan ibu harus dapat mendukung nutrisi tersebut.

Berikut ini berbagai jenis pemeriksaan kesehatan pra-kehamilan, yang bisa Anda konsultasikan pada dokter

1.Jadwalkan check-up dengan dokter Anda

Banyak wanita lupa langkah sederhana ini ketika mereka sedang sibuk berusaha untuk hamil, tetapi dokter Anda mungkin dapat memberikan ide-ide tentang kondisi yang dapat mempengaruhi kemampuan Anda untuk hamil. Ia juga dapat memberikan saran tentang apakah obat yang kita pakai bisa membahayakan kesehatan bayi Anda atau membuat hamil lebih sulit.

2. Periksa berat badan Anda

Berada di bawah atau dalam kondisi kegemukan dapat membuat Anda menjadi lebih sulit untuk hamil, Sementara menjadi beberapa pon atas atau di bawah berat badan bukan masalah besar, sekarang adalah waktu untuk memastikan bahwa BMI Anda berada dalam rentang yang dapat diterima untuk membuat kehamilan sedikit lebih mudah.

3. Pemeriksaan darah rutin

Yang diperiksa meliputi kadar hemoglobin, hematokrit, sel darah putih (leukosit) dan faktor pembekuan darah (trombosit). Lewat pemeriksaan ini dapat diketahui apakah Anda mengalami anemia, infeksi, atau ganguan faktor pembekuan darah.

4. Gula darah

Periksa gula darah dilakukan sewaktu puasa dan tidak puasa. Kedua pemeriksaan ini bertujuan untuk memeriksa apakah Anda mengidap diabetes mellitus, atau setidaknya memiliki kelainan yang dapat berkembang menjadi diabetes mellitus, seperti intoleransi glukosa.

5. Membatasi Kafein

Batasi konsumsi kopi dan teh dikarenakan mengandung kafein yang dapat memperburuk kesehatan menjelang persiapan kehamilan. Rekomendasi dari pakar kesehatan bahwa mengawali kehamilan dapat dilakukan dengan batas mengkonsumsi kafein sebanyak 200 miligram, hal ini juga dapat dibatasi sampai kehamilan.

6. Berhenti Mengkonsumsi Alkohol

Penelitian menyebutkan kebiasaan mengkonsumsi alkohol akan mengganggu kesuburan oleh karena itu mengkonsumsi alkohol sebelum dan selama kehamilan akan memperburuk kondisi kesehatan ibu dan janin.

7. Pap Smear

Tes ini berguna untuk mengetahui adanya infeksi atau sel-sel tidak normal yang dapat berubah menjadi sel kanker, sehingga dapat segera dilakukan tindakan pencegahan.  Tes ini penting dilakukan oleh wanita-wanita yang aktif secara seksual untuk mendeteksi dini kanker leher rahim. Caranya adalah dengan melalui pengambilan contoh sel-sel leher rahim untuk dianalisa di laboratorium.

8. Jangan merokok

Hentikan kebiasaan merokok secara total ketika merencanakan kehamilan dan juga selama kehamilan. Perokok pasif sama bahayanya dengan perokok aktif oleh karena itu sebaiknya minta suami anda untuk menghentikan kebiasaan merokok.

9. VDRL (Veneral Diseases Research Laboratory)

Pemeriksaan VDRL (Veneral Diseases Research Laboratory) merupakan screening untuk sifilis, penyakit kelamin yang ditularkan melalui hubungan seksual. Janin yang terinfeksi dapat mengalami gejalanya saat lahir atau beberapa bulan setelah lahir. Gejalanya berupa pembesaran hati dan limpa, kuning, anemia, lesi kulit, pembesaran kelenjar getah bening dan gangguan sistem saraf. Pengobatan terhadap sifilis sebelum kehamilan bisa mencegah bayi terkena kongenital.

Membuat daftar pra-kehamilan dapat membantu Anda merasa lebih siap untuk menghadapi hari ketika Anda akhirnya melihat bahwa tes kehamilan positif, dan dapat membantu Anda memiliki sehat, kehamilan bahagia.