Penyebab dan Cara Mengatasi Sembelit Saat Hamil ( Susah Buang Air Besar)

sembelit saat hamil

Foto : Shutterstock

Sembelit atau susah BAB adalah masalah yang umum selama kehamilan, ketika Anda susah buang air besar selama periode kehamilan biasanya akan memengaruhi kinerja tubuh dan organ-organnya. Hampir tiga dari empat wanita hamil akan mengalami konstipasi dan masalah usus lainnya di beberapa titik.

Kenapa saya jadi susah dan jarang BAB saat hamil?

Salah satu alasan sembelit selama kehamilan adalah adanya peningkatan hormon progesteron, yang melemaskan otot polos di seluruh tubuh, termasuk saluran pencernaan. Ini berarti makanan melewati usus lebih lambat.

Dan masalahnya mungkin akan bertambah nantinya pada kehamilan dengan adanya tekanan rahim Anda yang tumbuh di rektum Anda.

Tips mengurangi sembelit selama kehamilan?

Berikut adalah beberapa tip untuk mencegah dan mengurangi sembelit saat Anda hamil:

1 – Makan makanan berserat tinggi: Konsumsi sereal gandum dan roti, beras merah, kacang-kacangan, dan buah-buahan dan sayuran segar setiap hari dapat membantu mengurangi susah buang air besar.

Wanita hamil harus mencoba mengonsumsi 25 sampai 30 gram serat makanan setiap hari agar tetap teratur dan sehat. Pilihan yang baik meliputi buah-buahan yang baik untuk ibu hamil, sayuran dan kacang-kacangan.

2 – Minum banyak air: Cobalah untuk minum 10 gelas air setiap hari. Minum segelas jus buah setiap hari juga bisa membantu mengurangi.

3 – Berolahraga secara teratur: Berjalan, berenang, mengendarai sepeda stasioner, dan yoga semuanya dapat mengurangi sembelit dan membuat Anda merasa lebih bugar dan sehat.

Banyak ibu hamil merasa lega karena sembelit dengan peningkatan serat makanan dan cairan, serta olahraga setiap hari. Probiotik yang mengubah flora kolon juga dapat memperbaiki fungsi usus. [1]

Baca juga:

Bagaimana Jika Sembelit Bertambah Parah?

Jika pilihan alami lainnya gagal, dokter kadang-kadang akan memberi resep pelunak tinja seperti Colace untuk jangka pendek untuk membantu wanita hamil mengalami konstipasi (penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan dehidrasi atau mengubah keseimbangan elektrolit Anda). [2]

Pelunak feses membantu melembabkan perut Anda sehingga mudah dilewati. Mereka sangat berguna bagi wanita hamil yang mengkonsumsi suplemen zat besi penyebab sembelit. Dokter akan sering meresepkan pelunak bersama dengan pil besi.

kadang sembelit selama kehamilan bisa menjadi gejala masalah lain. Jika Anda mengalami konstipasi parah disertai nyeri perut, bergantian dengan diare, atau Anda melewati lendir atau darah, segera hubungi dokter atau bidan Anda.

Selain itu, tegang selama buang air besar atau melewati tinja keras bisa menyebabkan wasir, yaitu vena bengkak di daerah rektum. Wasir bisa sangat tidak nyaman, meski jarang menimbulkan masalah serius.

Dalam kebanyakan kasus, mereka segera sembuh setelah bayi Anda lahir. Namun, jika sakitnya parah, atau jika Anda mengalami pendarahan rektum, hubungi dokter Anda.