Kapan Sebaiknya USG Kehamilan Di Lakukan?

usg kehamilan

Saat usia kehamilan berapakah USG di lakukan? Menurut dr Adityono, SpOG secara umum, pemeriksaan berkala yang harus dilakukan selama kehamilan adalah pada saat kehamilan berusia 0-28 minggu, 28-36 minggu, dan 36-40 minggu.

Apakah Tujuan USG (ultrasonography)?

USG merupakan salah satu pemeriksaan yang penting dilakukan saat hamil, bertujuan memantau kesehatan ibu hamil dan melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan komplikasi selama masa kehamilan.

Selain itu, dilakukan juga untuk mengetahui letak janin, hamil di luar atau di dalam kandungan, letak plasenta, untuk mengetahui ukuran bayi, lingkar kepala, dan lain-lain, apakah sesuai dengan usia kehamilan.

Tujuan USG di lakukan juga untuk mengevaluasi pertumbuhan janin, melakukan evaluasi terhadap detak jantung, serta deteksi secara dini kelainan kongenital yang mungkin terjadi.

Kapan sebaiknya harus melakukan USG?

Lakukan USG setelah hasil test pack positif, untuk melihat lokasi kantung kehamilan, menyingkirkan kemungkinan kehamilan di luar kandungan, karena jika kantung kehamilan berada di luar kandungan/rahim…

…maka berisiko untuk terjadi ruptur (robek secara paksa) yang dapat membahayakan nyawa ibu karena mengakibatkan perdarahan di dalam rongga perut.

Selain itu, untuk menilai apakah usia kehamilan sudah sesuai dengan usia kehamilan berdasarkan HPHT (hari pertama haid terakhir), serta apakah kehamilan yang berlangsung tunggal atau kembar.

Baca juga:

Berapa Kali Sebaiknya Melakukan USG?

Selama masa hamil, sebaiknya pemeriksaan USG tidak dilakukan terus-menerus, lakukan hanya dua atau sampai tiga kali saja.

  • Pemeriksaan awal: Yaitu pada masa awal kehamilan, untuk mengetahui kondisi awal janin.
  • Pemeriksaan kedua: dilakukan saat usia kandungan memasuki usia 20 minggu, untuk mengetahui kemungkinan adanya kelainan anatomi atau tidak pada calon bayi.
  • Pemeriksaan ketiga: dilakukan saat akan mendekati waktu persalinan, yaitu pada minggu 30 kehamilan atau trimester ketiga.

Ada juga USG tambahan bila ditemukan indikasi medis yang lain. Yaitu bila terdapat perdarahan, dicurigai ada gangguan pertumbuhan janin, ketuban pecah, atau kematian janin.

Pada usia kehamilan berapa minggu janin bisa terlihat di USG?

USG sudah bisa mendeteksi bayi dari usia 4 atau 5 minggu sudah dapat melihat kantung janin tentunya dengan gambaran yang sangat kecil, Bahkan sebagian lagi baru bisa terlihat pada minggu ke-7.

Jika pada minggu ke-9 belum juga terlihat pada USG, ada kemungkinan ibu hamil mengalami BO atau kehamilan kosong. Pada prinsipnya USG abdominal (dari perut) bisa mendeteksi bayi sejak usia kehamilan 6 atau 7 minggu dan USG pervaginam hingga 4 minggu.

Saat kehamilan usia 12 minggu, maka Anda sudah bisa melihat janin secara utuh termasuk juga melihat kepala, kaki dan tangannya.

Saat kehamilan berusia 16 minggu, maka ari-ari sudah mulai terbentuk lebih sempurna, janin pun terlihat lebih jelas, dan terkadang jenis kelamin sudah bisa dilihat. Tapi tergantung posisi janin, apabila menutupi kelamin, tentu tidak akan terlihat.

Penyebab janin tidak terlihat saat USG

Apakah penyebab janin tidak terlihat saat USG, namun hasil testpack menunjukan positif hamil? Biasanya janin mulai terlihat pada USG dari perut pada usia kehamilan kira-kira 7 minggu.

Jika usia janin 4 minggu memang belum besar jadi sangat sulit untuk dilihat oleh usg abdominal. Kalau ingin lebih akurat pakai usg transv atau usg trans vaginal.

Atau mungkin, usia kehamilan Anda masih terlalu muda sehingga kantung janin masih belum terlihat.  Silahkan kontrol pada waktu yang sudah ditentukan dokter untuk melakukan kontrol kehamilan.

Baca juga:

Adakah Efek samping jika melakukan USG tiap bulan?

Apakah efek dr pemeriksaan USG rutin tiap 1 bulan sekali berbahaya? USG ini perlu dilakukan pada 3 bulan pertama kehamilan. Untuk selanjutnya, metode USG berguna untuk mengetahui bagaimana perkembangan bayi.

Pemeriksaan USG (Ultrasonografi) adalah pemeriksaan dengan menggunakan gelombang suara ultra untuk menghasilkan gambar di bawah kulit.

Pemeriksaan ini relatif aman dilakukan untuk ibu hamil karena tidak menggunakan radiasi sehingga tidak mempengaruhi perkembangan janin.

3 Tipe Metode USG, yaitu 2D, 3D dan 4D

  • USG 2D menghasilkan gambaran foto biasa yang nampak dari 1 sisi, yaitu dari sisi panjang, lebarnya dan sisi samping.
  • USG 3D menghasilkan gambaran foto dengan ketebalan seperti nonton film 3D.
  • USG 4D menghasilkan gambaran yang bisa bergerak real time, terlihat seperti menonton film.

Ketika Anda melakukan USG kehamilan pertama kali, sebaiknya minta rekomendasi pada dokter tentang kapan waktu untuk melakukan USG selanjutnya, karena kondisi kehamilan setiap ibu berbeda-beda. Walaupun dianggap cukup aman, USG ini sebaiknya Anda lakukan sesuai dengan kebutuhan saja.